<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
  <channel rdf:about="http://repo.unhi.ac.id/jspui/handle/123456789/38">
    <title>DSpace Collection: Pendidikan Agama Hindu</title>
    <link>http://repo.unhi.ac.id/jspui/handle/123456789/38</link>
    <description>Pendidikan Agama Hindu</description>
    <items>
      <rdf:Seq>
        <rdf:li rdf:resource="http://repo.unhi.ac.id/jspui/handle/123456789/102" />
      </rdf:Seq>
    </items>
    <dc:date>2026-04-08T06:48:30Z</dc:date>
  </channel>
  <item rdf:about="http://repo.unhi.ac.id/jspui/handle/123456789/102">
    <title>STRATEGI DIDAKTIK PEWARISAN BUDAYAWETU TELU PADA SUKU SASAK DI DESA LEMBUAK DAN DESA NYURLEMBANG, KECAMATAN NARMADA</title>
    <link>http://repo.unhi.ac.id/jspui/handle/123456789/102</link>
    <description>Title: STRATEGI DIDAKTIK PEWARISAN BUDAYAWETU TELU PADA SUKU SASAK DI DESA LEMBUAK DAN DESA NYURLEMBANG, KECAMATAN NARMADA
Authors: GUSTI AYU SANTI PATNI R.
Abstract: Budaya Wetu Telu adalah budaya asli suku Sasak yang merupakan&#xD;
akulturasi budaya Jawa, Bali, dan Islam. Dalam praktik keagamaan mereka&#xD;
tenggelam dengan adat istiadat. Di kalangan Islam sendiriWetu Telu dipandang&#xD;
sebagai agama Islam yang belum sempurna. Namun, sampai saat ini Wetu Telu&#xD;
tetap bertahan dengan melestarikan adat istiadatnya. Hal itu merupakan fenomena&#xD;
menarik untuk dikaji sebagai bahan disertasi “Strategi Didaktik Pewarisan Budaya&#xD;
Wetu Telu pada Suku Sasak di Desa Lembuak dan Desa Nyurlembang&#xD;
Kecamatan Narmada”. Fokus permasalahan dipusatkan pada: (1) bagaimanakah&#xD;
bentuk-bentuk warisan budaya Wetu Telu pada Suku Sasak di Desa Lembuak dan&#xD;
Desa Nyurlembang Kecamatan Narmada; (2) bagaimanakah strategi didaktik&#xD;
pewarisan budaya Wetu Telu pada Suku Sasak di Desa Lembuak dan Desa&#xD;
Nyurlembang Kecamatan Narmada; (3) bagaimanakah implikasi pewarisan&#xD;
budaya Wetu Telu bagi masyarakat Suku Sasak di Desa Lembuak dan Desa&#xD;
Nyurlembang Kecamatan Narmada. Penelitian ini dibedah dengan menggunakan&#xD;
tiga teori, yaitu adaptasi budaya, behaviorisme, dan fungsionalisme struktural .&#xD;
Jenis data dalam penelitian ini adalah kualitataif. Teknik pengumpulan data&#xD;
dilakukan dengan observasi, wawancara, studi dokumen, dan studi kepustakaan.&#xD;
Hasil temuan penelitian ini adalah sebagai berikut: Pertama, bentuk-bentuk&#xD;
budaya Wetu Telu yang masih dipertahankan saat ini terdiri atas upacara,yaitu&#xD;
ritual hidup (gawe urip), ritual kematian (gawe pati), kesenian. Kedua, strategi&#xD;
yang digunakan untuk mempertahankan budaya Wetu Telu adalah strategi&#xD;
didaktik pewarisan budaya melalui pendidikan formal (inquiri sosial dan&#xD;
ekspositori), Informal (keteladanan, pembiasaan, dan nasihat) dan nonformal&#xD;
(pendidikan kecakapan hidup, pendidikan kepemudaan, dan pendidikan&#xD;
pemberdayaan perempuan). Ketiga, implikasinya terhadap masyarakat adalah&#xD;
terjadi penguatan pengetahuan agama, peningkatan hubungan solidaritas sosial,&#xD;
tercipta kerukunan antarumat beragama.</description>
    <dc:date>2019-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
</rdf:RDF>

